11 C
New York
Sabtu, Oktober 23, 2021

Buy now

Bupati Konut Ucap Permintaan Maaf Pasca Insiden Bendera Merah Putih Jatuh

LAJUR.CO, KONUT – Bupati Konawe Utara, Ruksamin tampil menyampaikan permintaan maaf ke publik setelah insiden bendera merah putih terjatuh pada gelaran Upacara Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 76 di Kantor Bupati Konawe Utara (Konut), Selasa (17/8/2021).

Didampingi unsur Forkopimda, Ruksamin mengucap permintaan maaf dengan mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) yang dikenakan saat memimpin upacara sakral detik-detik proklamasi kemerdekaan RI.

“Saya Bupati Konawe Utara dan jajaran menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya terhadap insiden jatuhnya bendera merah putih,” ujar Ruksamin lewat rekaman video.

Baca Juga :  Guru Honorer Diberi Kesempatan 3 Kali Tes Seleksi PPPK

Ia menjelaskan insiden bendera merah putih jatuh terjadi setelah bendera berhasil dikibarkan.

Kata dia, jatuhnya bendera sang saka merah putih akibat adanya pengait yang patah.

Namun begitu, Ruksamin memberi klarifikasi. Ia mengaku lega lantaran bendera merah putih tak sampai jatuh ke tanah.

“Insiden bendera jatuh setelah kenaikan bendera. Bendera sementara diikat, pengait patah. Tidak sampai jatuh ke tanah,” ungkap Ruksamin sambil kembali mengucap permintaan maaf.

Baca Juga :  Kendaraan Apa Saja yang Berhak Isi Solar Subsidi? Ini Kata Pertamina

Olehnya itu, Ruksamin menginstruksikan Kapolres agar bertindak cepat, melakukan pemeriksaan atas kejadian yang membuat panik peserta upacara HUT RI Pemda Konut.

Sebagaimana diberitakan, potret bendera terjatuh ini ramai beredar dalam tayangan vidio peringatan HUT RI ke-76 dipimpin Bupati Ruksamin di Kabupaten Konawe Utara.

Humas Pemda Konut, Aminudin diwawancarai via telepon selular membenarkan insiden lepasnya bendera RI itu usai lagu kebangsaan Indonesia Raya didengungkan.

Baca Juga :  Gempa 3,9 SR Guncang Buton Selatan

“Betul jatuh. Kita mau apa, namanya juga kuasa Tuhan. Nanti saya kirimkan vidio klarifikasinya, kenapa sampai jatuh,” katanya, Selasa (17/8/2021).

Melihat kondisi bendera sang saka merah putih jatuh, empat personel gabungan TNI-Polri langsung sigap berlari menuju tiang guna mengamankan bendera tersebut.

Bupati Konut, Ruksamin terlihat tetap berdiri tegak sampai insiden bendera jatuh itu tuntas diamankan oleh para personil TNI.

Beberapa OPD ikut panik. Ada yang bahkan berlarian menghampiri tiang bendera. Adm

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

LAJUR TERKINI

FOLLOW ME