HEADLINENASIONAL

Gaji PNS Naik per 2022?

LAJUR.CO, KENDARI – Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menyiapkan bahan rumusan untuk penghitungan gaji PNS yang baru. Melalui formulasi yang dipersiapkan, gaji PNS berbasis jabatan nantinya potensi mengalami kenaikan tergantung dari nilai tingkat posisi.

Namun, Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, formula penghitungan gaji PNS yang baru tersebut tampaknya belum bisa diimplementasikan pada tahun depan.

“Kayaknya belum, itu baru formulanya saja yang dibahas, tapi masih jauh untuk diterapkan,” jelas Paryono dilansir dari Liputan6.com.

Baca Juga :  Potret Eks Kadis ESDM dan Bos PT Toshida Pakai Rompi Merah Menuju Mobil Tahanan, Eks Plt Kadispora Masih Mangkir

Selain itu, ia menambahkan, seluruh kebijakan penetapan gaji PNS tersebut tentu berkaitan erat dengan kondisi keuangan negara.

“Sehingga dibutuhkan upaya ekstra hati-hati dan didukung dengan hasil analisis dan simulasi yang mendalam dan komprehensif. Sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang baru tentang pangkat, gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS agar nantinya tidak memberikan dampak negatif, baik terhadap kesejahteraan PNS maupun kondisi keuangan negara,” tuturnya.

Paryono menjelaskan, proses perumusan kebijakan tentang gaji PNS, tunjangan, dan fasilitas ini merujuk pada amanat Pasal 79 dan 80 Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga :  Gubernur Sultra Minta Semua Elemen Sukseskan Kunker Presiden

Disederhanakan

Melalui aturan itu, gaji PNS jika sebelumya terdiri dari banyak komponen akan disimplifikasi menjadi hanya terdiri dari komponen gaji dan tunjangan.

“Formula gaji PNS yang baru akan ditentukan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan,” terang Paryono.

Menurut dia, implementasi formula gaji PNS ini nantinya dilakukan secara bertahap. Diawali dengan proses perubahan sistem penggajian yang semula berbasis pangkat, golongan ruang, dan masa kerja menuju ke sistem penggajian yang berbasis pada harga jabatan didasarkan pada nilai jabatan.

Baca Juga :  Pemerintah Minta Kantor Desa Pajang Nama Penerima Bansos PPKM

Formula Tunjangan PNS

Sementara untuk formula tunjangan PNS meliputi tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan. Dengan demikian, faktor jabatan nantinya akan membuat seorang PNS memiliki gaji lebih tinggi.

“Nilai Jabatan diperoleh dari hasil evaluasi jabatan yang menghasilkan kelas jabatan atau tingkatan jabatan, yang selanjutnya disebut dengan pangkat,” tukas Paryono. Adm

Sumber : Liputan6.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Shares