-0.9 C
New York
Selasa, Januari 18, 2022
BERITA TERKINIKasus Suap di Kolaka Timur, KPK Panggil Deputi Logistik dan Peralatan BNPB...

Kasus Suap di Kolaka Timur, KPK Panggil Deputi Logistik dan Peralatan BNPB sebagai Saksi

LAJUR.CO, JAKARTA –  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Prasinta Dewi pada Selasa (19/10/2021).

Prasinta diperiksa dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021.

Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Timur Anzarullah.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ANZ (Anzarullah),” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, melalui keterangan tertulis, Selasa.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Tina Nur Alam, Politisi Perempuan Mumpuni di Daratan Sultra

Selain itu, KPK juga memeriksa Kepala Subdirektorat Pemulihan Sarana Kabupaten Kolaka Timur, Budhi Erwanto.

Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan Bupati nonaktif Kolaka Timur, Andi Merya Nur sebagai tersangka.

Anzarullah diduga menyuap Andi agar perusahaan atau grup perusahaan miliknya bisa mengerjakan proyek pembangunan 2 jembatan di Kecamatan Ueesi dan pembangunan 100 unit rumah di Kecamatan Uluiwoi.

Nilai dua proyek yang bersumber dari dana hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu sebesar Rp 889 juta.

“AMN (Andi Merya Nur) menyetujui permintaan AZR (Anzarullah) tersebut dan sepakat akan memberikan fee kepada AMN sebesar 30 persen,” ucap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga :  Putaran Duit Pinjaman Online di Sultra Tembus Rp 603 Miliar Lebih

Andi Merya Nur diduga meminta uang sebesar Rp 250 juta atas 2 proyek pekerjaan yang akan dikerjakan Anzarullah tersebut.

Anzarullah kemudian menyerahkan uang sebesar Rp 25 Juta lebih dahulu kepada Andi Merya Nur dan sisanya sebesar Rp 225 juta sepakat akan diserahkan di rumah pribadi Andi Merya Nur di Kendari.

Namun sebelum uang itu berpindah tangan, keduanya ditangkap KPK.

Baca Juga :  Pasca Gempa NTT, Ada Peringatan Tsunami di Bombana dan Buton

Andi Merya Nur selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Anzarullah selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sumber : Kompas.com

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

LAJUR TERKINI

FOLLOW ME

LAJUR POPULER

Kapolda Sultra, Irjen Pol Teguh Pristiwanto memberikan penghargaan kepada anggota Brimob Polda Bali Foto : Humas Kota Kendari.

Sebulan Amankan Kendari Pascarusuh, Pasukan Brimob Polda Bali Pulang Kampung

0
LAJUR.CO, KENDARI – Setelah hampir sebulan membackup pengamanan pascarusuh berdarah antara kelompok organisasi masyarakat di Kota Kendari pada Desember lalu, ratusan personil Brimob Polda...
Operasional perdana mobil listrik di kawasan industri PT Vale Indonesia.

Catat Sejarah, PT Vale Uji Coba Perdana Mobil Listrik di Area Operasional

0
LAJUR.CO, KENDARI - PT Vale Indonesia melakukan uji coba penggunaan mobil listrik di area operasional perusahaan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen praktik pertambangan...
Direktur GIS IAIN Kendari, Sodiman MAg sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Kendari, Sodiman MAg. Foto Humas IAIN Kendari.

Transaksi Galeri Investasi Syariah IAIN Kendari Tembus Rp 3 Miliar

0
LAJUR.CO, KENDARI - Galeri Investasi Syariah (GIS) IAIN Kendari yang dikelola oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam berhasil membukukan transaksi saham senilai Rp 3...

Siswa SD di Butur Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19

0
LAJUR.CO, BUTUR - Kalangan anak-anak dengan rentang usia 6-11 tahun di Kabupaten Buton Utara (Butur) mulai menjalani program vaksinasi Covid-19. Agenda vaksinasi dengan menyasar...

Mengenal Ragam Batik Tenun Khas Sulawesi Tenggara

0
LAJUR.CO, KENDARI - Tanggal 2 Oktober dirayakan sebagai Hari Batik Nasional. Perayaan ini persisnya dimulai pada tanggal 2 Oktober 2009 lalu saat UNESCO menetapkan...