BERITA TERKINIDAERAHHEADLINEHUKRIM

Manajer Hotel di Unaaha Didemo, Diduga Lecehkan Karyawannya

LAJUR.CO, KONAWE – Sejumlah massa yang mengatasnamakan Konsorsium LSM Konawe melakukan unjuk rasa di depan Hotel Sri Rahayu Kecamatan Tuoy Unaaha Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (26/8/2021).

Aksi unjuk rasa ini dipicu dugaan tindak pelecehan oknum manager hotel pada karyawan.

Pantauan Lajur. Co, massa melakukan orasi di depan hotel sejak siang hari. Aksi orasi ini sempat dihentikan karena tak jauh dari lokasi karena ada warga yang tengah menggelar pemakaman.

Aparat kepolisian terus berjaga di lokasi hotel selama unjuk rasa berlangsung.

Baca Juga :  Berikut Makna, Panduan Penggunaan dan Link Download Logo HUT RI ke-76

Di tengah aksinya, Sekda Lira Konawe Subardin yang tak lain adalah kelurga korban meminta pertanggungjawaban manager hotel karena telah melakukan tindak pelecehan.

“Beberapa hari yang lalu telah terjadi pelecehan dan korban tersebut adalah keluarga saya, kami merasa dirugikan setelah kejadian itu,” tuturnya kepada lajur.Co, Kamis (26/8/2021).

Ia mengatakan, kasus pelecehan ini sendiri telah diadukan ke pihak kepolisian. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan mengenai penanganan perkara.

Baca Juga :  Wakil Rektor IAIN Kendari Raih Gelar Profesor Usia 47 Tahun

Pelaku diketahui tidak juga melakukan upaya persuasif menyelesaikan permasalahan ini secara adat.

“Setelah kami adukan ini kami menunggu proses berlangsung. Tapi tidak ada kejelasan soal kasus ini. Sehingga kami dari pihak keluarga korban merasa dilecehkan dengan perbuatan yang dilakukan oleh pelaku. Karena sudah dua minggu berlalu tapi tidak ada itikad baiknya untuk menyelesaikan secara adat yang berlaku di Kabupaten Konawe,” jelasnya.

“Kami beberapa hari yang lalu telah menyurat ke Polres Konawe itu, setelah itu baru ada itikad baik pelaku atang ke pemerintah Desa Sambeyani. Sehingga mereka sudah sepakat bahwa akan melakukan proses secara adat,” sambung Subardin.

Baca Juga :  Apa Itu Afirmasi PPPK Guru 2021, Ketentuan, dan Syaratnya?

Selain menyuarakan tindak pelecehan yang dilakukan oknum manajer hotel, massa ikut menyoroti sejumlah aktifitas ilegal di hotel tersebut.

“Hotel Sri Rahayu telah menyiapkan minuman keras beralkohol padahal kondisi pandemi. Hotel ini leluasa masih membuka kegiatan malam. Ini jelas melanggar adat istiadat di Kabupaten Konawe,” pungkasnya. CR2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Shares