-0.9 C
New York
Selasa, Januari 18, 2022
BERITA TERKINIPenyebab Harga Minyak Goreng Masih Mahal

Penyebab Harga Minyak Goreng Masih Mahal

LAJUR.CO, JAKARTA – Harga minyak goreng di Indonesia masih tinggi hingga akhir November 2021.

Diberitakan Kompas.com, Kamis (25/11/2021), Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi harga minyak goreng akan terus naik sampai kuartal I-2022.

“Ini berpotensi terus bergerak, dan kita memprediksi sampai kuartal I-2022 pun masih meningkat terus karena termasuk sebagai komoditi supercycle harganya melonjak tajam,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan.

Penyebab harga minyak goreng masih mahal

Oke melalui pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (25/11/2021), menjelaskan terdapat beberapa penyebab harga minyak di Indonesia menjadi mahal.

1. Harga internasional yang naik cukup tajam

Oke mengatakan, kenaikan harga minyak goreng lebih dikarenakan harga internasional yang naik cukup tajam. Kendati demikian, pasokan minyak goreng di masyarakat sejauh ini masih aman.

Kebutuhan minyak goreng nasional sebesar 5,06 juta ton per tahun, sedangkan produksinya bisa mencapai 8,02 juta ton.

Baca Juga :  Cara Mengubah BPJS Ketenagakerjaan Menjadi BPJS Kesehatan Mandiri

Perlu diketahui, meskipun Indonesia adalah produsen crude palm oil (CPO) terbesar, namun kondisi di lapangan menunjukkan sebagian besar produsen minyak goreng tidak terintegrasi dengan produsen CPO.

“Dengan entitas bisnis yang berbeda, tentunya para produsen minyak goreng dalam negeri harus membeli CPO sesuai dengan harga pasar lelang dalam negeri, yaitu harga lelang KPBN Dumai yang juga terkorelasi dengan harga pasar internasional. Akibatnya, apabila terjadi kenaikan harga CPO internasional, maka harga CPO di dalam negeri juga turut menyesuaikan harga internasional,” kata Oke.

2. Turunnya panen sawit pada semester kedua

Selain itu, faktor yang menyebabkan harga minyak di Indonesia mahal adalah turunnya panen sawit pada semester kedua.

Sehingga, kata dia, suplai CPO menjadi terbatas dan menyebabkan gangguan pada rantai distribusi (supply chain) industri minyak goreng,

Baca Juga :  Optimis Pariwisata Wakatobi Bangkit, ini Saran Ketua HIPMI Sultra

3. Kenaikan permintaan CPO dan turunnya pasokan minyak sawit dunia

Penyebab lain yang menyebabkan naiknya harga minyak goreng yakni adanya kenaikan permintaan CPO untuk pemenuhan industri biodiesel seiring dengan penerapan kebijakan B 30.

Dia menjelaskan tren kenaikan harga CPO sudah terjadi sejak Mei 2020.

Hal itu juga juga disebabkan turunnya pasokan minyak sawit dunia seiring dengan turunnya produksi sawit Malaysia sebagai salah satu penghasil terbesar.

4. Rendahnya stok minyak nabati lainnya

Penyebab lainnya yakni rendahnya stok minyak nabati lainnya.

Adanya krisis energi di Uni Eropa, China, dan India menyebabkan negara-negara tersebut melakukan peralihan ke minyak nabati.

5. Gangguan logistik karena pandemi

Faktor lainnya, yaitu gangguan logistik selama pandemi Covid-19, seperti berkurangnya jumlah kontainer dan kapal.

Baca Juga :  Masyarakat Diminta Waspada Investasi Kripto

Oke mengatakan Kementerian Perdagangan terus berupaya menjaga pasokan dan harga minyak goreng di dalam negeri.

Hal itu dilakukan dengan meminta asosiasi dan produsen minyak goreng sawit untuk tetap memproduksi minyak goreng curah serta minyak goreng kemasan sederhana.

Itu dilakukan minimal hingga menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2022.

Oke mengatakan, harga CPO Dumai dilaporkan sebesar Rp 12.700 per liter atau naik 5,06 persen dibandingkan bulan lalu.

Berdasarkan pantauan Kemendag, harga minyak goreng per 12 November 2021 lalu tercatat sebesar Rp 16.500 per liter untuk minyak goreng curah.

Sementara itu Rp 16.800 per liter untuk minyak goreng kemasan sederhana dan Rp 18.300 per liter untuk minyak goreng kemasan premium. Adm
 
Sumber : Kompas.com

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

LAJUR TERKINI

FOLLOW ME

LAJUR POPULER

Kapolda Sultra, Irjen Pol Teguh Pristiwanto memberikan penghargaan kepada anggota Brimob Polda Bali Foto : Humas Kota Kendari.

Sebulan Amankan Kendari Pascarusuh, Pasukan Brimob Polda Bali Pulang Kampung

0
LAJUR.CO, KENDARI – Setelah hampir sebulan membackup pengamanan pascarusuh berdarah antara kelompok organisasi masyarakat di Kota Kendari pada Desember lalu, ratusan personil Brimob Polda...
Operasional perdana mobil listrik di kawasan industri PT Vale Indonesia.

Catat Sejarah, PT Vale Uji Coba Perdana Mobil Listrik di Area Operasional

0
LAJUR.CO, KENDARI - PT Vale Indonesia melakukan uji coba penggunaan mobil listrik di area operasional perusahaan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen praktik pertambangan...
Direktur GIS IAIN Kendari, Sodiman MAg sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Kendari, Sodiman MAg. Foto Humas IAIN Kendari.

Transaksi Galeri Investasi Syariah IAIN Kendari Tembus Rp 3 Miliar

0
LAJUR.CO, KENDARI - Galeri Investasi Syariah (GIS) IAIN Kendari yang dikelola oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam berhasil membukukan transaksi saham senilai Rp 3...

Siswa SD di Butur Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19

0
LAJUR.CO, BUTUR - Kalangan anak-anak dengan rentang usia 6-11 tahun di Kabupaten Buton Utara (Butur) mulai menjalani program vaksinasi Covid-19. Agenda vaksinasi dengan menyasar...

Mengenal Ragam Batik Tenun Khas Sulawesi Tenggara

0
LAJUR.CO, KENDARI - Tanggal 2 Oktober dirayakan sebagai Hari Batik Nasional. Perayaan ini persisnya dimulai pada tanggal 2 Oktober 2009 lalu saat UNESCO menetapkan...