11 C
New York
Sabtu, Oktober 23, 2021

Buy now

Rusman Emba Dilantik, Muh Fajar Hasan : Buka Kran Investasi, Gaet Birokrat Andal di Muna!

LAJUR.CO, KENDARI – Bupati Muna dan Wakil Bupati Muna terpilih, Rusman Emba dan Bachrun Labuta bersiap menjalani prosesi pelantikan oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, Kamis (2/9/2021). Rusman Emba praktis bakal melanjutkan dua periode kepemimpinan di Kota Jati.

Menyambut euforia leader baru, Tokoh Pemuda asal Kabupaten Muna, Muh Fajar Hasan menyampaikan sejumlah harapan besar demi kemajuan Kabupaten Muna kepada mantan Ketua DPRD Sultra, Rusman Emba.

Kata dia, pasangan TERBAIK mesti membuka kran investasi di Muna sehingga pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di Bumi Sowite bisa membawa kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Lembaga Perusda selaku ujung tombak, lanjut Fajar Hasan, juga harus dipacu menjadi lokomotif investasi.

Era pemerintahan Rusman Emba di periode kedua diharapkan memaksimalkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Kata Fajar Hasan, Lembaga BLK (Balai Latihan Kerja) Sultra bisa menjadi alternatif mitra untuk melatih SDM Lokal di Muna.

Baca Juga :  Indihome Ganggguan, Ini 2 Kompensasi yang Dijanjikan ke Pelanggan

Kabupaten Muna, ujar Fajar Hasan, punya stok SDM lokal berlimpah yang dapat digandeng sebagai agen pembangunan. Pemerintah tinggal membuka ruang kreatifitas dan akses pelatihan lewat lembaga BLK atau sejenisnya.

“Di Muna punya potensi batu kapur, ini punya nilai ekonomis tinggi. Pemda buka Muna investasi agar potensi ini bisa dikelola maksimal. Gandeng mitra yang mumpuni. Manfaatkan SDM lokal. Perusda harus bisa menjemput bola. Program pro investasi di Muna mesti dukung kebijakan yang relevan agar investasi benar-benar berkembang,” cetus Fajar Hasan, Kamis (2/9/2021).

Agar program pembangunan dapat berjalan sukses, ujar pengusaha muda tersebut, Bupati Rusman Emba mesti menggaet birokrat andal dan memiliki kompetensi mewujudkan visi misinya dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Nggak Cuma KPR! Kenali 4 Jenis Pinjaman Bank Sebelum Beli Rumah!

Penempatan pejabat birokrasi yang tidak profesional bakal menghambat kerja cepat Bupati Muna dalam mewujudkan gagasan dan ide pembangunan.

“Penempatan pejabat di birokrasi jangan sekedar karena dekat dengan bupati, tapi memang punya komitmen moral dan kompetensi,” sambung Fajar Hasan.

Khusus di sektor pariwisata, jargon Mai Te Wuna yang telah digaungkan Bupati Rusman Emba di awal periode kepemimpinan merupakan ide brilian yang wajib diimplementasikan secara komprehensif.

Beberapa site destinasi unggulan sudah seharusnya ditata dengan sistem pengelolaan yang lebih baik.

“Mai Te Wuna atau ajakan datang di Muna digaungkan lagi. Tapi program ini harus didudukkan bersama akademisi dan pelaku usaha di sektor pariwisata, hotel, rumah makan, destinasi wisata, stakeholder agar multiplier effecnya terasa. Semua mendapat manfaat ekonomi dari program pariwisata. Kita banyak potensi kerajinan yang luar biasa, komoditi sektor perkebunan pertanian unggul tapi jejaring akses pemasaran yang terkendala. Ini jadi PR bagi Bupati Muna,” jelas Fajar Hasan panjang lebar.

Baca Juga :  Ini 5 Bukti Indomie Dipilih Sebagai Mie Instan Terenak di Dunia

Kata dia, Muna sejatinya punya banyak stok tokoh mumpuni yang emiliki kiprah luar biasa. Tidak hanya di level nasional, namun hingga level internasional. Bupati dapat menginisiasi agar para tokoh andal itu diajak duduk bersama dalam forum khusus ‘Rumpuo Balano’ menyatukan ide demi Kabupaten Muna yang lebih baik. Adm

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

LAJUR TERKINI

FOLLOW ME